Top Social

islam warisan?

[copas fr facebook]

Bismillah .. Akhirnya saya menulis juga , Benarkah islam itu warisan, mengutip kata2 suami saya seorang Mualaf, yg memilih menjadi muslim karena belajar, mencari hidayah Allah. 

on top of it, lebih dari itu beliau mnjdi Muslim di London, inggris - bukan di negara islam, alhamdulillah pergaulannya dgn muslim mengantarkan hidayah Allah, dibesarkan di slovenia, Serbia , montenegro sbgai kristen ortodox dan later on, kemudian hari mnjadi Atheis krna tinggal dinegara sistem Komunis, dimana simbol2 dan pembicaraan agama apapun dilarang di ruang publik.

 

Menjadi Muslim tepatnya Memilih Islam, Bukan krna menikah dgn Seorang Wanita muslim indonesia, yg menjadi syarat mutlak unt menikah di KUA 

Just because you were born as Muslim, have muslim family and grew up in majority muslim country, that doesnt neccessarily mean you will be guaranteed Jannah, its called Muslim By Name instead you choose to become one. Its a completely 2 different things 

****hanya karena kamu lahir sebagai Muslim, dari keluargaga Muslim, tinggal dan besar di negara berpenduduk mayoritas muslim, itu semua tdk bisa menjamin kamu akan masuk syurga, krna semua itu hanya sekedar Islam krna namanya islam bukan krna MEMILIH mnjadi Muslim. 2 hal yg sangat berbeda 

But it takes alot of efforts to become Muslim, you should put islam into practise , Iman isnt merely in the heart, it needs to be seen and reflected in the way you talk, the way you think, the way you act, the way you dress, the way you conduct with people regardless who they are in accordance to the teaching of islam. IS THE WAY OF LIFE 

*****tapi tidak, ada banyak hal yg hrs dilakukan unt menjadi Muslim, kamu hrs mengamalkan islam dlm kehidupan sehari2, iman bukan hanya disimpan dlm hati, iman hrs terlihat dan dibuktikan dlm caramu berbicara, caramu berfikir, caramu berpakaian, caramu bersikap pd org2 disekitarmu siapapun mereka, sesuai dgn ajaran islam, ISLAM ADALAH CARA HIDUP KITA 

Dont think its easy to become a muslim, once you make Shahada , you think you will be guaranteed jannah, wrong!!! you need to work hard, learn how to pray 5 times a day never ever miss it no matter what your condition is a must and its consider a great sin if you dont do it, learn how to fast in Ramadan , all responsibilities and consequences of your actions will be accountable before Allah, no one is responsible of your sins , your actions but you.

***** jangan pernah berfikir mnjadi Muslim itu mudah, satu kali kamu mengucap Syahadat, dan berfikir pasti Jaminan masuk syurga ... Salah besar, kamu hrs kerja keras, kamu harus belajar, bagaimana shalat 5 waktu tidak boleh ditinggalkan apapun keadaanmu, shalat itu wajib dan berdosa jika kamu tinggalkan, belajar bagaiman hrs berpuasa di Bulan Ramadan 18 jam di london, menahan lapar dan haus, semua tanggung jawab dan konsekwensi akan diperhitungkan dihadapan Allah , tdk ada yg menanggung dosa2mu kecuali kamu sendiri. 

*******************

Kalaulah islam itu Warisan tdk usah kita berlelah2 Berpuasa di Bulan Ramadan , 18 jam di negri non muslim ini , negara bebas ini, kita bisa MEMILIH tnpa ada yg menjudge kita ,. Mind your own business, Nafsi -nafsi , prinsip bukan urusan kamu. Kita bisa bersikap sperti bule2 disini yg bebas, pakai baju sprti mereka, tdk berhijab , So what !! .... peluang untuk berbuat seperti itu tebuka lebar, toh tdk ada keluarga yg melihat, tdk ada teman2 yg akan gosipin kita

Berapa banyak Muslim yg besar dan tinggal di negara Non Muslim , yang sedikit2 terkikis akidahnya , **Muslim By name** muslim hanya sekedar nama, atau islam KTP istilahnya tdk heran disini namanya **Muhammad** afwan ya Minum2 alkohol, tdk shalat, tdk puasa, malam2 pergi ke pubs, dan alergi kalau disebut namanya **Muhammad* he 'd rather to be called *MO* dia lebih senang di panggil **MO** daripada Muhammad , Astagfirullahalazhim kalau kami nasihati dan peringatakan 

Brother!! You are muslim you suppose not drinking alcohol , he'd replied : Mind your own business , Only God can judge me !! 

 **** Akhi !!! Kamu ini muslim, seharusnya kamu tdk minum2an yg beralkohol, jawabnya Urus, Urusanmu sendiri, Hanya Allah yg bisa menilai saya. 

Atau seorang akhi ketika kami dgn politely ramah menunjukan ini daging dgn label halal dan yg satu lagi tnpa label halal, dia memilih tnpa label halal, mengkerut dahi saya 

***Brother thats not halal, *** akhi itu tdk halal, dgn mudahnya dia menjawab , what's the different ? Its fine, they look similar its only a chicken .. ***memang apa bedanya, semua terlihat sama saja, hanya seekor Ayam 

On the contrary, sebaliknya yg banyak Warga Eropa yg berbondong2 tertarik pd islam, rata2 mereka well educated, berpendidikan tinggi, dan mereka rela meninggalkan kebiasaan2 lamanya minum2 alkohol, night life / kehidupan malam, pergaulan bebas, bahkan dikucilkan keluarga dan teman demi sebuah keyakinan, menjadi muslim, its something you can't describe how it feels being a muslim a true peace you've been searching for long. Ini membuktikan menjadi muslim itu selain mutlak Hak Allah jg datang hanya untuk orang yg berakal 

NO kami MEMILIH menjadi muslim seutuhnya,

apapun konsekwensinya, Cibiran krna berjenggot dan memakai hijab sudah biasa kami alami , Diskriminasi karna Hijab dan Niqab saya pernah saya alami entah berapa kali hingga berurusan dgn polisi dan pengacara 

Apa kami jadi minder , baper bin keder keluar Rumah dgn Hijab ? Ooooo tentu tidak malah saya lebih kuat dari sebelumnya , lebih kebal ... kalau ada yg Rasis dan diskriminasi saya diam saja , tidak saya lawan, biasa2 saja , sudah kebal, say **Audzubilahiminasyaitanirajim** ucapkan taudzh dlm hati, semoga Allah memberi hidayah 

Tetap berlindung kpada Allah dan tetap waspada , Senyumin saja mereka tdk tau dan tdk mengerti apa islam itu sesungguhnya , damai , tenang . . SALAM = Selamat, aku aman bagimu, tdk menyakiti siapapun 

Kalau lah islam itu warisan, sangat mudah kita dapatkan dari orang tua, tak perlu kerja banting tulang siang malam, toh kita punya warisan yg banyak , tidak Adiku Sayang.... Menjadi Muslim harus Bekerja keras, dan membuktikanya ... bukan sekedar Lip service, maaf lip service pun harus ke salon, untuk dapatkan treatment hrs bayar tidak gratis. ☺ no such a thing so called free lunch " tdk ada istilah makan siang gratisan apalagi islam warisan " 

Yaa Muqalibal Qalb Tsabit Qalbi Ala Dinik Aamiin 

London, May 20th 2017, Di tulis menjelang shalat Zuhr

Leave your comments

Post comment as a guest

0
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found