Top Social

Pengukuran minyak

49519-oil-workersUmumnya kilang minyak kita memakai turbine meter sebagai flowmeter, karena turbine meter hanya mengukur volumetric flow maka perlu ditambahkan densito meter untuk mengukur density dari minya tersebut.

simpelnya sebuah line meter untuk minyak terdiri dari blcok valve inlet, lalu strainer untuk memastikan yg lewat flowmeter hanya minyak, setelah itu pipa lurus(sesuai standar sekitar 10D sebelum meter dan 5D setelah meter) tergantung dari laminer aliran, setelah itu dipasang check valve kemudian block valve outlet, untuk densito meter bs dipasang di inlet atau outlet.

Namun tidak cukup sampai disitu, karena regulasi perminyakan lumayan ketat dan harganya juga tidak murah, maka biasanya setiap penjualan biasanya disertai kalibrasi meter, sehingga ditambahkan alat sebagai pengkalibrasi meter yg disebut prover. prover sendiri dikenal umum ada 2, yaitu ball prover dan compact prover, untuk ball prover yg sering dipakai adalah bidi prover. cara kerjanya ketika ditengah2 penjualan/pengiriman, sewaktu2 aliran diarahkan ke prover, ketika aliran masuk ke prover hasil volumetric nya dibandingkan antara prover dan meter, setelah itu dilakukan koreksi terhadap perbedaan suhu, kemudian keluar meter faktor, total hasil penjualan dalam liter nanti di koreksi tehadap meter faktor ini.

Leave your comments

Post comment as a guest

0
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found