Top Social

Tentang agama Islam

Al Maidah

Setelah mantan gubernur masuk penjara gara gara melecehkan Al Quran. Dan gara gara dia pula, banyak orang islam sadar akan agamanya. Semua kejadian telah di atur oleh Allah SWT, pun dengan kasus pelecehan Al Quran ini. Insyaallah tidak ada yang namanya kebetulan. Semua sudah tertulis.

Yang membuat saya kagum, Al Quran yang merupakan sebuah kitab mukjizat. Kembali menampilkan kebenarannya. Kali ini adalah tentang Al Maidah (terkenal dengan Al Maidah 51). Yang kemudian menyadarkan ribuan bahkan jutaan umat islam. Rentetan aksi damai yang mengguncang dunia kalau boleh saya bilang. Bahkan panji Rosulullah yang di anggap bendera teroris. Yang dalam berbagai aksi damai banyak di sita. Bahkan pembawanya di pidanakan. Dan masih banyak peristiwa yang luar biasa yang mungkin di luar akal pikiran kita.

Yang ada dalam pikiran saya, kenapa Allah (lewat pelecehan oleh manusia) mengangkat Al Maidah?

Tapi coba silahkan baca ayat Al Maidah mulai dari ayat 51 ke atas... kemudian 51 ke bawah. Dan saya di buat kagum oleh Al Quran lagi, kejadian akhir-akhir ini mirip sekali dengan ayat ayat Al Maidah.

Dan yang menjadi konsen saya, setelah ayat ke 51, ternyata perjalanan ke ayat ayat setelahnya masih panjang. Sebelum sebuah kemenangan tiba. Kalau kemenangan tiba di awal ada kemungkinan itu adalah hadiah. Tapi kalau kemenangan butuh waktu yang panjang bisa jadi itu adalah ujian.

Dan kalau saya anggap perjalanan ini adalah ujian Al Maidah, maka saya coba baca ayat ayatnya berulang ulang. Dan yang saya rasakan adalah kita harus berada di "sisi" yang mana. Dalam pertandingan akan ada kalah dan ada menang. Dan itu adalah hal yang biasa. Tapi kalau kita berdiri dalam "sisi" yang salah, maka itu adalah pilihan kita.

Islam punya aturan. 

Islam tidak pernah memaksa pemeluknya masuk agama ini.

Tapi sewaktu anda memeluk islam, maka otomatis terikat dengan hukum islam.

Anda tidak bisa memilih aturan islam seenaknya sendiri. Semua aturan islam mengikat anda.

Kembali ke Al Maidah. Ayat yang selama ini identik dengan pilkada ataupun pemilu. Karena berhubungan dengan tata cara memilih pemimpin.

Islam mengatur segala hal termasuk urusan pemerintahan. Nah inilah saatnya anda memilih " sisi " yang mana :).

Pilihan boleh beda, tapi tata cara telah di atur dalam Al Quran. Yang insyaallah itu adalah pilihan kita.

Dan sungguh telah jelas dalam Al Maidah, bahwa serangan ideologis terjadi bukan hanya dari luar islam tapi dari dalam kelompok islam pun serangan luar biasa keras.

Contoh yang bisa langsung kita lihat, bagaimana serangan bertubi tubi kepada ulama "garis lurus" . Baik itu serangan dari luar islam, maupun dari ulama "liberal" . Sangat jelas terlihat bagi yang mau berfikir. Sekali lagi kalau dengan pendekatan Al Maidah, maka kita harus memilih " sisi " yang mana. Dan sekali lagi itu adalah pilihan kita.

Sebagai orang Indonesia, kita boleh memilih pemimpin secara bebas.

Sebagai orang islam, Allah swt telah mengaturnya.

Kita tidak bisa memaksakan islam untuk Indonesia. Tapi kita bisa memaksakan ini untuk internal umat islam.

Dan Alhamdulillah undang-undang di negeri ini melindungi pemeluk agama yang di akui untuk melaksanakan kepercayaan nya masing masing .

Jadi tidak ada istilah berbenturan di sini. Contoh :

Sebagai orang Indonesia saya bebas memilih (umum)

Sebagai orang Islam saya harus mengikuti tatacara dalam islam (khusus)

Jadi salahnya dimana ???

Sekarang ini baru ada pihak pihak (oknum) yang berusaha keras memisahkan agama islam dan pemerintahan. Penjelasan, logika, ceramah dari ulama liberal. Informasi informasi bayaran. Dan sebagainya.

Dan saya katakan mari kita kembali pada Al Quran dan Hadits . Kemudian pada hati kita, kita harus berada di "sisi" yang mana.

Tapi yang menjadi keyakinan saya. Insyaallah kemenangan itu akan kembali datang, walaupun mungkin perlu waktu yang panjang.

Panji panji Rasulullah telah berkibar. Dan Indonesia adalah wilayah "timur". Pelan tapi pasti, kemenangan itu semakin dekat.

Semoga kita selalu dalam barisan umat Rasulullah yang beriman.... aamiin

Leave your comments

Post comment as a guest

0 Character restriction
Your text should be more than 10 characters
terms and condition.
  • No comments found